Pemilu 
Titik Rawan Kecurangan Pemilukada(Comments Off)
Noorhalis Majid
Semua berharap Pemilukada berjalan dengan sucing. Sucing mengandung makna tidak ada kecurangan. Bersih. Namun karena ini sebuah kompetisi yang menguras banyak duit pasangan calon, maka kecurangan sulit dihindari. Semua pasangan calon berharap menjadi yang paling unggul. Para tim sukses bekerja keras memenangkan pertarungan ini. Karena itu kecurangan menjadi realita yang mengancam terselenggaranya pemilukada yang [...]
DEBAT PEMILUKADA
noorhalis majid
Debat Pemilukada semakin mempertegas bahwa politik itu elitis. Berapa persen kira-kira dari pemilih yang mengikuti debat? Menurut perkiraan saya kurang dari 3 persen. Bagaimana cara menghitung prosentasinya? Bukan dari yang hadir pada saat debat. Jika itu yang jadi bahan perhitungan, jumlahnya mungkin hanya 0,001 persen. Berpegang dari hasil riset jumlah pembaca koran, jumlah pembaca [...]
Penjarahan PEMILUKADA
noorhalis majid
Mantan calon kepala daerah berkisah, “Partai politik memasang tarif Rp 350 juta perkursi untuk dukungan menjadi calon bupati”. Kalau syarat dukungan enam kursi maka enam kali Rp 350 juta. Ini hanya tarif calon bupati. Untuk gubernur tarif kursinya lebih dari satu milyar. Teman tadi gagal menjadi calon karena tidak memiliki uang. Mendengar cerita itu, [...]
MAHALNYA PILKADA (bagian 2)
Oleh: Noorhalis Majid
Pilihan kedua; yang juga sudah menjadi wacana publik adalah menyeragamkan Pemilu dalam dua bagian. Pemilu eksekutif dan pemilu legislatif. Pemilu eksektuif terdiri dari Pemilihan presiden dan wakil, gubernur dan wakil serta bupati/walikota dan wakil. Pemilu legislatif terdiri dari pemilihan anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota. Menjadikan pemilu hanya dalam dua bagian [...]